Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), berkolaborasi dengan Samsat Pariaman (UPT PPD di Pariaman) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman, menggelar aksi turun lapangan secara serentak pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini difokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta sosialisasi langsung kepada para pengguna truk tambang Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).
seluruh personel gabungan dibagi ke dalam tiga tim yang menyisir beberapa wilayah kecamatan berbeda secara simultan:
a. Tim I dipimpin oleh Sekretaris BPKD, Ade Mahriyal Putra, S.IP., bergerak melakukan pengawasan di kawasan Tambang MBLB CV. Pelangi Maju Jaya yang beroperasi di Kecamatan Lubuk Alung.
b.Tim II dikomandoi oleh Kabid Penagihan BPKD, Novri Marta Dinata, S.STP, dengan wilayah tugas menyisir Tambang MBLB PT Puta Azs dan PT Neisya di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung.
c.Tim III dipimpin oleh Kabid LLAP Dishub Padang Pariaman, Armedes, SE., M.M., yang berfokus melakukan pemantauan di area Tambang MBLB PT Jabal Lestari Makmur di Kecamatan Enam Lingkung
Di setiap titik operasi, petugas gabunganmelakukan dialog interaktif sekaligus mengedukasi para pemilik dan pengendara truk tambang. Edukasi ini menekankan pentingnya pemenuhan kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor dan proses balik nama kendaraan, mengingat kontribusi pajak tersebut akan dikembalikan langsung untuk membiayai pembangunan infrastruktur serta fasilitas publik di wilayah Kabupaten Padang Pariaman.
Melalui sinergi antar-instansi yang solid ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap tingkat kesadaran wajib pajak di sektor angkutan komoditas tambang MBLB dapat meningkat secara signifikan, guna mendukung kemandirian fiskal daerah yang berkelanjutan.
BPKD Padang Pariaman Bersama Samsat dan Dishub Turun Lapangan, Optimalkan PAD dari Opsen PKB dan BBNKB